Personal Life

Pengalaman Kehamilan Kembar

Delapan Februari 2015, saya dianugerahi anak kembar oleh yang kuasa. Rasanya benar-benar luar biasa dan saya bersyukur atas pemberiannya. Meskipun selama kehamilan harus saya akui benar-benar tersiksa.

Dari pengalam saya -tiga kali hamil-, kehamilan kembar dengan kehamilan normal-dengan satu bayi- benar-benar jauh berbeda. Mulai dari morning sickness ( pening, mual dan muntah-muntah yang biasanya terjadi di pagi hingga siang hari), berat badan yang bertambah, posisi tidur sampai biaya yang dikeluarkan.

Saat kehamilan sebelumnya, saya juga mengalami morning sickness, tapi tidak sedahsyat hamil kembar. Saya sampai masuk rumah sakit dua kali gara-gara ini. Selama empat bulan pertama kehamilan berat badan saya sempat turun 3 kg gara-gara morning sickness.

Memasuki bulan kelima berat badan mulai naik, naik, naik, dan terus naik. D usia kandungan 8 bulan berat badan saya  naik hampir dua kali lipat dari kehamilan sebelumnya. Dulu waktu kehamilan pertama dan kedua, paling banter berat badan  naik 8 Kg. Di kehamilan ketiga naiknya sampai 14 kg.

Posisi tidur, ini yang paling menyebalkan. Saat kehamilan normal, saya masih bisa menyamping ke kanan atau menyamping ke kiri. Tapi ketika si kembar dalam perut sudah makin membesar, saya mengalami gangguan tidur. Tidak bisa lagi menymping ke kanan atau ke kiri. Rasanya ada yang mengganjal. Mau tidur terlentang, rasanya sesak dan sulit bernafas.Yang paling menjengkelkan lagi, ketika usia kandungan akan memasuki usia 8 bulan, kalau sudah tiduran saya tidak bisa bangun tanpa bantuan orang lain. Jadi saya tidak berani tidur-tiduran sebelum suami saya pulang  karena saya takut ngompol di kasur..:D. Akhirnya saya dan suami putuskan untuk membeli bangku yang lebar, tinggi dan nyaman agar saya bisa beristirahat.

Biaya yang dibutuhkan untuk anak kembar juga dahsyat. Mulai dari biaya persalinan sampai persiapannya. Semuanya minimal dikali dua. Tapi semua itu terbayar saat tangisan mereka terdengar. Selamat datang Sakha, Sakhi. Bunda menyayangi kalian berdua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s