Uncategorized

Terkadang Kita Sering Mengabaikan Perasaan Orang Lain

Hari ini seorang teman berkeluh kesah. Dia sosok orang yang ceria, penuh semangat dan tak pernah terlihat marah. Meskipun selalu menjadi objek penderita – kata lain sering diledekin habis-habisan. Tetapi hari ini dia begitu serius menumpahkan kekesalannya. Dia kesal karena sering kali kami becanda berlebihan. Dia kesal jika ucapannya dianggap sebagai bahan bencandaan. Pokoknya banyak sekali yang ia kesalkan.

Masalahnya kita tidak pernah tahu kekesalannya itu. Sebab ia sendiri tak pernah menunjukanya. Baru kali ini aku melihat wajahnya serius. Tapi dari situ aku sadar ternyata kita -termasuk aku – sering kali mengabaikan perasaan orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s