Personal Life

Anak adalah Sumber Pembelajaran

Jujur buat saya pribadi, anak membuat saya harus banyak belajar. Terutama tentang kesabaran.Saat mereka masih bayi saya harus sabar menghadapi tangisnya. Bangun tengah malam mengganti popoknya, memberi susu-disaat bersamaan saya merasa lelah karena seharian bekerja. Tapi mereka tak pernah mengerti. Yang mereka tahu adalah minum susu dan mendapatkan pelukan.

Begitu sudah besar sedikit, sudah bisa berjalan dan menjangaku sesuatu dengan tangannya, semakin melelahkan menjaganya. Kita harus bisa memastikan mereka aman. Harus sabar mengikuti kemana mereka akan berlari dan berjalan. Harus sabar ketika mereka memberantakan segala sesuatu yang baru saja kita rapikan. Harus sabar ketika mesti bolak-balik menyapu ruangan karena kotoran yang mereka buat. Mereka belum paham bahaya dan apa itu kebersihan. Yang ada dalam benak mereka adalah ini untuk apa ya? bisa bunyi tidak ya?

Memasuki usia tiga tahun. Kalau kata orang anak mulai nakal- aku sebenarnya tidak sependapat. Di usia ini anak sudah mulai protes dan melawan-sebenarnya bukan melawan, mereka penasaran kenapa tidak boleh. Dan diusia ini mereka mulai mengikuti semua perkataan dan tindak tanduk orang disekelilingnya.

Beryl kini sudah tiga tahun lebih. Dari dirinya aku tak hanya belajar kesabaran. Aku harus belajar lagi dari awal bagaimana cara menghadapi orang dengan baik, menahan emosi, mencoba tidak memaki. Bagaiama menjadi pendengar yang baik, bagaimana belajar menjelaskan sesuatu. Aku juga dituntut untu belajar ilmu pengetahuan dasar-karena banyak pertanyaan yang beruntun dari dirinya seperti dari mana asalnya air, pohon dan hujan.

Kebetulan saya sudah dikaruniai dua orang anak. Usia mereka tidak terpaut jauh. dari mereka berdua aku belajar bagaimana caranya untuk adil dan seimbang. Aku harus adil membagi kasih sayang. Tidak pilih kasih. Aku tak boleh mengabaikan sang kakak dan disaat bersamaan aku juga harus memperhatikan si bungsu.

Benarkan banyak hal yang bisa kita pelajari dari anak. Mereka adalah sumber pengetahuan dan pembelajaran. Tentu saja dengan catatan orangtuanya tidak sok tahu dan mau belajar…hehehehehe…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s