Interview

Oleh-oleh dari Hong Kong

Untuk sebuah oleh-oleh sebenarnya sudah cukup basi kalau di posting sekarang. Sebab peristiwa ini sudah satu tahun lewat satu minggu…hehehehe… Kalau diumpamakan makanan, pasti sudah busuk, jamuran bahkan belatungan…ihhhhhh jijik!!! Tapi semoga tidak untuk oleh-oleh yang satu ini.
Tahun lalu tepatnya tanggal 18-23 Januari 2009, aku ditugaskan kantor untuk menghadiri acara Asian Financial Forum. Hmmmm disana aku mendapatkan kesempatan berbincang-bincang dengan salah satu tokoh keuangan dunia ternama. Dia adalah James Rogers. Wow!!!! betapa senangnya aku bisa berbincang-bincang dengan tokoh ternama ini. Hmmm inilah perbincangan ku dengan pria yang disebut sebagai investment guru itu selama lima belas menit. Semoga bermanfaat.

James Rogers
Chairman of Rogers Holding dan Co-Founder Quantum Fund.

Tinggalkanlah Dollar

Convention Hall Hong Kong tiba-tiba menjadi hening ketika seorang pria dengan dasi kupu-kupu berwarna biru muda naik ke atas pangung dan menyapa peserta Asian Financial Forum (AFF) yang hadir di ruangan itu. Dia adalah James Rogers. Pria yang disebut-sebut sebagai investment guru itu mampu memukau lebih dari 1000 peserta yang hadir. Bukan hanya karena apa yang ia katakan tapi aksi panggungnya pada saat berbicara. Ia tak terpaku pada satu podium tapi dengan santai James berjalan mondar-madir di atas panggung sambil menyajikan foto dan video keluarganya. Senin (19/1) lalu James memang diundang oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) untuk menjadi salah satu pembicara dalam AFF. Hari itu James benar-benar optimis dengan masa depan Asia khususnya Cina. Menurutnya Cina tidak akan hanya menjadi pusat perekonomian dunia tapi juga akan menjadi pusat politik dunia. Pria yang kini memimpin Rogers Holding itu pun menyarankan untuk meninggalkan seluruh investasi dalam bentuk dollar.
Seusai James tampil di depan forum, para peserta pun tak ingin kehilangan kesempatan untuk bertanya. Pria berusia 66 tahun itu pun “diserbu” dan “dibombardir” berbagai pertanyaan mengenai pilihan investasi masa depan. Sampai-sampai untuk mengeluarkan James dari kerumunan peserta, panitia AFF membawa James keluar lewat pintu belakang Convention Hall. Pada hari itu saya mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dengannya. James Rogers memaparkan masa depan Asia, khususnya Cina dan pilihan investasi yang menjanjikan dimasa yang akan datang. Berikut petikannya :

Anda terlihat sangat yakin dengan perekonomian Cina ?
Saya sangat optimis dengan ekonomi negara-negara Asia khususnya Cina. Saya melihat fokus dunia saat ini sedang mengalami pergeseran dari Barat ke Asia. Sepanjang sejarah, kalau kita lihat sebuah transisi selalu tentang di mana uang masuk dan uang sekarang mengalir ke Asia. Hal penting yang terjadi di abad 21 ini adalah kebangkitan Cina. Cina kini menyediakan infrastruktur dan investasi masa depan.
Cina akan menjadi pusat dunia yang baru bukan hanya untuk keuanganan dunia tapi juga untuk poltik dunia. Hal inilah yang membuat saya memutuskan untuk pindah ke Asia. Saya ke Asia karena Asia adalah masa depan, dan saya ingin anak saya mengetahui tentang Asia dan Cina. Saya ajari anak saya bahasa mandarin dan segala sesuatu tentang Asia. Jadi saya sarankan untuk mengajari anak anda bahasa mandarin.

Seberapa besar kekhawatiran Anda terhadap menurunnya GDP Cina?
Saya tidak terlalu khawatir dengan hal tersebut, karena seperti halnya negara lain, Cina juga dapat mengalami resesi. Jika hal tersebut terjadi tentu akan mengalami dampak buruk seperti kebangkrutan dan banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan mereka. Tapi setelah itu keadaan akan menjadi lebih baik. Resesi di Cina bukan berarti akhir dari segalanya. Kalaupun Cina mengalami resesi tapi situasi di Cina masih lebih baik dibandingkan dengan negara barat.

Komoditi apa saja yang Anda beli ?
Saya hanya membeli indeks komoditi, yang saya beli baru-baru ini adalah agriculture index dan general commodities index. Saya juga membeli Chines Airline dan saat ini saya berfikir untuk menghasikan banyak uang dari agrikultur.

Saat ini ada banyak investor yang merugi. Ada saran untuk para investor?
Mereka harus berinvestasi pada sesuatu yang mereka benar-benar ketahui. Bukan mengikuti saran saya atau yang lainnya. Sebenarnya saya bukanlah trader yang baik. Kunci sukses saya dalam berinvestasi karena saya mencari apa saja yang murah dan memilikinya untuk beberapa tahun dan kemudian menjualnya kembali.
Tapi di tengah krisis financial saat ini akan ada orang –orang yang sangat diuntungkan , mereka adalah raja komoditi. Dunia saat ini sedang mengalami periode dimana orang yang memproduksi produk sebenarnya seperti petani, penambang, penebang pohon dan penghasil minyak akan menghasilkan banyak uang, bukan orang – orang yang berada di London atau di Wall Street lagi. Keberuntungan yang luar biasa akan dihasilkan dari argikultur dan produk-produk agrikultur. Saya sarankan bagi yang sedang mengambil MBA untuk segera keluar dan berubah mengambil jurusan argukultur dan kalau saja jadi anda saya akan khawatir dengan kondisi dollar.

****

James Beeland Rogers dikenal sebagai investment guru. Pria kelahiran 19 Oktober 1942 ini mendirikan Quantum Fund bersama George Soros pada 1970. Dalam waktu 10 tahun Quantum Fund berhasil meraup imbal hasil sebasar 4200% sementara pada saat itu indeks rata-rata Standard & Poor’s 500 index hanya 50 %. Pendiri Rogers International Comodities Index (RICI) ini merasa Asia memiliki masa depan yang cerah dibandingkan negara-negara barat . Hal inilah yang menjadi alasan mengapa ia memboyong keluarganya ke Singapura pada tahun 2007. “If you were smart in 1807 you moved to London, if you were smart in 1907 you moved to New York City, and if you are smart in 2007 you move to Asia.” Ia juga bependapat abad 21 adalah masa kejayaan Cina.
“The 19th century was the century of the U.K. The 20th century was the century of the U.S. The 21st century is the century of China,”ujarnya

****

Mengapa Anda khawatir dengan dollar?
Amerika sekarang sedang banyak mencetak uang. Amerika akan melakukan apa saja untuk memperbaiki ekonomi mereka termasuk menghancurkan dollar. Menurut saya 15 tahun dari sekarang Reminbi sangat mungkin menggantikan dollar sebagai mata uang internasional. Reminbi sudah cukup kuat dan sudah cukup liquid. Saya akan meninggalkan semua investasi dalam bentuk dollar dan akan membeli equitas Cina, mata uang Jepang dan komoditi.

Di mata Anda Asia kedepan akan memegang peranan penting, khususnya Cina. Bagaimana dengan posisi Indonesia di Asia?
Indonesia adalah negara yang indah dan banyak sekali orang-orang yang pintar dan cerdas tinggal disana. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan minyak. Indonesia sampai keluar dari OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries / Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi) karena sekarang posisinya sebagai salah satu negara pengimpor minyak. Jika Indonesia tidak segera mendapatkan cadangan minyak baru maka Indonesia akan menghadapi masalah serius dengan perekonomiannya. Beruntung Indonesia memiliki banyak komoditi seperti agrikultur dan batu bara. Tapi situasi minyak dunia saat ini juga sedang mengalami penurunanan. Setiap tahunnya cadangan minyak dunia menurun sekitar 6,7% per tahun. Jadi jika Indonesia tidak ingin menghadapi masalah yang besar, maka Indonesia harus bisa menemukan dan menghasilkan minyak dalam waktu yang sangat singkat dan cepat.

Anda katakan bahwa kedepan adalah masa kejayaan bagi raja komoditi. Indonesia adalah negara yang memiliki banyak komoditi seperti CPO dan juga kaya akan bahan baku. Tapi mengapa petani Indonesia tidak mendapatkan benefit dari sana?
Saya rasa anda tahu penyebabnya. Sejarah pemerintahan Indonesia tidak begitu baik dan track record Indonesia selama ini juga kurang baik. Dalam berbagai alasan pemerintah Indonesia tidak berjalan baik dan tidak memiliki kemajuan dalam hal ekonomi maupun stabilitas politik. Saya tidak lahir di Indonesia, jadi saya tidak tahu bagaimana seharusnya pemerintah Indonesia menjalankan pemerintahannya. Seharusnya di tengah krisis saat ini Indonesia bisa mengambil kesempatan karena Indonesia kaya akan komoditi dan memiliki banyak bahan baku. Rakyat Indonesia khususnya petani seharusnya bisa menikmati masa-masa kejayaan komoditi.

Selain suplay dan demand, faktor apa saja yang saat ini mempengaruhi harga minyak dunia?
Tentunya faktor utama harga minyak karena suplay dan demand. Pada saat ini pasar keuanganan dunia membuat harga minyak turun. Saat ini setiap orang harus menjual segalanya dan apapun itu dan mereka kini tidak memiliki credit lines lagi. Jadi ada tekanan besar untuk menjual segalanya untuk memenuhi kebutuhan. Tapi lima sampai sepuluh tahun mendatang harga minyak akan terus merangkan naik, terlebih lagi sumber-sumber penghasil minyak setiap tahunnya mengalami penurunan produksi. Berdasarkan hal ini lah harga yang akan dikeluarkan untuk setiap energi yang digunakan akan semakin mahal.

Menurut Anda akan berada pada kisaran berapa harga minyak sampai akhr 2009 ini?
Seandainya saya sepintar itu bisa meramalkan harga minyak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s